JUJUR ITU LEBIH BAIK
Ada
sebuah sekolah SMA yang sangat terkenal, sekolah itu memiliki murid-murid yang
pintar pintar dan selalu mendapatkan juara nasional maupun internasional.
Disini saya akan menceritakan seorang anak yang selalu mendapatkan rangking di
sekolahnya, kita sebut dia “Si Ahli Contek” yaitu Mopoi(maaf jika ada nama yang
sama,ini hanya karangan belaka).
Mopoi
adalah seorang murid di SMA Z, dia selalu mendapatkan juara dikelasnya. Semua
orang sangat senang kepadanya,tapi sayangnya juara-juara itu selama ini bukan
hasil dia sendiri melainkan aksinya yang suka mencontek dan berkerjasama
bersama teman-temannya. Disetiap ujian dia tak pernah belajar sedikit pun yang
hanya disiapkannya hanya pulsa untuk menghubungi teman-temannya pada saat ujian.
Teman-teman yang lain tau akan tingkahnya ini, tapi mereka tak ada yang peduli
karena mereka semua yang dikelas Mopoi dan beberapa kelas lain(tidak semuanya)
melakukan hal yang sama disetiap ujian. Tentunya mereka selalu mendapatkan
nilai yang tinggi semua guru bangga pada mereka semua, tapi para guru tidak tau
kalau mereka tidak jujur.
Hal
ini terus-menerus dilakukan Mopoi hingga adik tingkatnya pun diajarkannya, adik
tingkatnya akan mengajarkan ini juga kepada tingkat bawahnya nanti dari tahun
ke tahun dan dari zaman ke zaman. Saat Mopoi lulus, dia langsung terdaftar
menjadi mahasiswa undangan dibeberapa Universitas tapi dia tak mengambilnya
karena tidak ada jurusan yang dia tertarik di Universitas itu. Dengan sangat
pedenya, dia mencoba ujian tertulis untuk masuk kesebuah Universitas di luar
negeri. Saat pengumuman hasil ujian dia merasa tenang saja karena dia yakin dia
bakalan lulus,tapi sayangnya pengumuman itu berbeda dengan bayangannya. Mopoi
tidak lulus dan dia mencoba ke Universitas yang mengundangnya. Sayangnya, dia
tak dapat masuk di Universitas itu dikarenakan batas waktu daftar ulangnya
telah selesai. Dengan terpaksa dia harus mencari Universitas yang lainnya dan
mengikuti tes tertulis. Terus-terusan dia mengikuti tes dan terus-terusan pula
di gagal dalam tes itu. Dia hanya bisa terdiam merenungkan akan nasibnya ini,
orang tuanya marah dan bingung kenapa anaknya yang selalu juara ini tidak bisa
masuk ke Universitas yang mereka pilih.
Suatu
hari, orang tua Mopoi bertanya kepadanya, “Apa yang selama ini kamu lakukan
disekolah?”. Mopoi hanya terdiam, orang tuanya bertanya berulang-ulang
kepadanya. Dan akhirnya Mopoi berkata jujur kepada orang tuanya tentang
kelakuannya selama ini, baru sekali ini dia jujur. Mendengar itu, orang tuanya
hanya bisa marah dan menangis melihat anaknya selama ini yang tak bisa jujur.
Dengan terpaksa orang tuanya memasukkan Mopoi kesebuah Universitas pelosok yang
masuknya tanpa tes.
Dari cerita ini dapat kita ambil pelajar
bahwa kita harus jujur. Jujurlah dari dini(kecil) sehingga disaat tua kita akan
selalu menjadi jujur dan tentunya orang akan menghormati kita. Jangan kalian
tiru si Mopoi ini, jika kalian melakukannya sebaiknya mulailah dari saat ini
untuk merubahnya. Budayakan hidup jujur didalam kehidupanmu, karena jujur itu
baik untukmu, keluargamu, agamamu, temanmu, serta orang-orang disekelilingmu.
Nb: maaf jika cerita ini ada yang sama disebuah buku/website/dll atau
dikehidupan anda ini hanya karya kecil saya yang bersifat mengarang.
This is my short story , I hope
this story can change we to the be good person aamiiin ^_^
Thanks you for the reader, terima
kasih…
Arigato Gosematsu…
Gamsahamnida…
Syukron kasiron…..
By: Coghy Mi~miuw
Tidak ada komentar:
Posting Komentar