Selasa, 17 Desember 2013

Cerpen



JUJUR ITU LEBIH BAIK
                Ada sebuah sekolah SMA yang sangat terkenal, sekolah itu memiliki murid-murid yang pintar pintar dan selalu mendapatkan juara nasional maupun internasional. Disini saya akan menceritakan seorang anak yang selalu mendapatkan rangking di sekolahnya, kita sebut dia “Si Ahli Contek” yaitu Mopoi(maaf jika ada nama yang sama,ini hanya karangan belaka).
                Mopoi adalah seorang murid di SMA Z, dia selalu mendapatkan juara dikelasnya. Semua orang sangat senang kepadanya,tapi sayangnya juara-juara itu selama ini bukan hasil dia sendiri melainkan aksinya yang suka mencontek dan berkerjasama bersama teman-temannya. Disetiap ujian dia tak pernah belajar sedikit pun yang hanya disiapkannya hanya pulsa untuk menghubungi teman-temannya pada saat ujian. Teman-teman yang lain tau akan tingkahnya ini, tapi mereka tak ada yang peduli karena mereka semua yang dikelas Mopoi dan beberapa kelas lain(tidak semuanya) melakukan hal yang sama disetiap ujian. Tentunya mereka selalu mendapatkan nilai yang tinggi semua guru bangga pada mereka semua, tapi para guru tidak tau kalau mereka tidak jujur.
                Hal ini terus-menerus dilakukan Mopoi hingga adik tingkatnya pun diajarkannya, adik tingkatnya akan mengajarkan ini juga kepada tingkat bawahnya nanti dari tahun ke tahun dan dari zaman ke zaman. Saat Mopoi lulus, dia langsung terdaftar menjadi mahasiswa undangan dibeberapa Universitas tapi dia tak mengambilnya karena tidak ada jurusan yang dia tertarik di Universitas itu. Dengan sangat pedenya, dia mencoba ujian tertulis untuk masuk kesebuah Universitas di luar negeri. Saat pengumuman hasil ujian dia merasa tenang saja karena dia yakin dia bakalan lulus,tapi sayangnya pengumuman itu berbeda dengan bayangannya. Mopoi tidak lulus dan dia mencoba ke Universitas yang mengundangnya. Sayangnya, dia tak dapat masuk di Universitas itu dikarenakan batas waktu daftar ulangnya telah selesai. Dengan terpaksa dia harus mencari Universitas yang lainnya dan mengikuti tes tertulis. Terus-terusan dia mengikuti tes dan terus-terusan pula di gagal dalam tes itu. Dia hanya bisa terdiam merenungkan akan nasibnya ini, orang tuanya marah dan bingung kenapa anaknya yang selalu juara ini tidak bisa masuk ke Universitas yang mereka pilih.
                Suatu hari, orang tua Mopoi bertanya kepadanya, “Apa yang selama ini kamu lakukan disekolah?”. Mopoi hanya terdiam, orang tuanya bertanya berulang-ulang kepadanya. Dan akhirnya Mopoi berkata jujur kepada orang tuanya tentang kelakuannya selama ini, baru sekali ini dia jujur. Mendengar itu, orang tuanya hanya bisa marah dan menangis melihat anaknya selama ini yang tak bisa jujur. Dengan terpaksa orang tuanya memasukkan Mopoi kesebuah Universitas pelosok yang masuknya tanpa tes.

Dari cerita ini dapat kita ambil pelajar bahwa kita harus jujur. Jujurlah dari dini(kecil) sehingga disaat tua kita akan selalu menjadi jujur dan tentunya orang akan menghormati kita. Jangan kalian tiru si Mopoi ini, jika kalian melakukannya sebaiknya mulailah dari saat ini untuk merubahnya. Budayakan hidup jujur didalam kehidupanmu, karena jujur itu baik untukmu, keluargamu, agamamu, temanmu, serta orang-orang disekelilingmu.
Nb: maaf jika cerita ini ada yang sama disebuah buku/website/dll atau dikehidupan anda ini hanya karya kecil saya yang bersifat mengarang.
This is my short story , I hope this story can change we to the be good person aamiiin ^_^
Thanks you for the reader, terima kasih…
Arigato Gosematsu…
Gamsahamnida…
Syukron kasiron…..


By: Coghy Mi~miuw     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar