Rabu, 24 Desember 2014

Kacamata Ku

Kacamata ku spesial.
Kacamata yang selalu ku pakai disaat itu sangat menyakitkan.
Dari kacamata ini  menunjukkanku betapa kejamnya dunia.
Kacamata yang memperlihatkan akan kehidupan yang nyata.
Kacamata yang menunjukkan siapa mereka?

....

Diam sejenak.
Memikirkan apa yang ku  lihat dari kacamata ku ini.
Apa yang selama ini  kulihat dengan kacamata, telah menyakiti batin dan pikiranku.
Tutup tutuplah mata ini.
Itu yang ku inginkan dan ku pikirkan.
Kacamata ku spesial.
Kenapa?
Karena aku bisa melihat diri kalian atau semua orang yang sebenarnya.
Sakit.
Itu sangat sakit.
Entah mengapa sangat menyakitkan.
Akhirnya ku putuskan untuk melepaskan kacamata ini.
Dengan itu aku takkan melihat betapa mengerikannya hidup ini.

Namun  tidak demikian.
Di dalam hatiku mungkin aku tak menginginkan kacamata ini.
Tapi didalam hatiku yang terdalam aku tak kan bisa lepas dari kacamata ini.
Dan pasti kacamata ini akan ku gunakan.
Karena ku yakin, kenyataan itu lebih baik daripada kepalsuan.
Dan pasti aku ingin melihat kembali dunia dengan kacamata ini, walau itu sangat menyakitkan.
Karena inilah kehidupan.